MWCNU Prambon Sarankan Wakaf Masjid Atas Nama NU

banner 970x250

PRAMBON – Dalam kegiatan Lailatul Ijtima’ MWCNU Prambon yang dipusatkan di Masjid Al Ikhlas, Dusun Turi, Desa Cangkringturi, Kecamatan Prambon pada Sabtu (12/11/2022), Ketua MWC NU Prambon, H. Abdul Rozaq memberikan pesan kepada seluruh warga NU yang hadir, bila akan mewakafkan Masjid lebih baik atas nama organisasi saja, yaitu Nahdlatul Ulama’.

Hal tersebut ia sampaikan berdasar dari fenomena salah satu Masjid di Cangkringturi yang Nadhir dan Wakifnya telah wafat. Untuk melanjutkan amanah dan legalitasnya memerlukan surat kematian dari desa yang bersangkutan. Dalam prakteknya, ini perlu melacak dan meruntutkan dari awal.

“Hal tersebut akan berbeda jika diwakafkan dengan Nadhir Nahdlatul Ulama'(NU), maka dokumennya menjadi arsip Nahdlatul Ulama’ di Jakarta dan dikelola oleh pengurus NU sekitar Masjid tersebut,” ujar H. Abdul Rozaq.

Ia meyakini dengan menjadikan NU sebagai Nadhir, batasannya bukan lagi perorangan yang suatu saat bisa meninggal sehingga butuh mencari Nadhir baru. Tetapi, bisa menjadi tanggung jawab bersama organisasi Nahdlatul Ulama’, baik dari tingkat pusat sampai ke ranting. Hal tersebut mendekati konsep wakaf yang manfaatnya dapat terus mengalir untuk kepentingan umat.

Bapak Mahfudz, selaku Kepala Desa Cangkringturi sangat berterima kasih atas kesediaan Jam’iyah NU yang telah hadir di Masjid Al Ikhlas Desa Cangkringturi. “Besarnya NU juga dari Lailatul Ijtima’, dengan adanya ini kita bisa menghilangkan sifat iri, riya’, sombong, perlu keikhlasan dan keistiqomahan dalam mengikuti Lailatul Ijtima’ seperti ini.”

“Selain itu, mari istiqomah berjama’ah, kalau bisa sholat jama’ah lima waktu, terutama jama’ah subuh jangan sampai ditinggal,” tutupnya.

Pewarta: Noven Lukito HS.

Editor: Emzed Ef

Baca Juga  Kader Muslimat NU Sidoarjo Dibekali Literasi Pengelolaan dan Akses Keuangan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *